Catatan Perjalanan

Connecting the Dots

Setiap titik dalam perjalanan ini bukan sekadar jabatan atau institusi — melainkan sebuah pelajaran tentang bagaimana teknologi bisa, dan seharusnya, mengabdi pada kepentingan publik.

1998 — 2014

Bappeda & Kominfo DKI Jakarta

Kepala Subbid/Kabid/PMO Sistem ePlanning & Budgeting

Menanam Benih Digital di Birokrasi

Semuanya dimulai pada 1998, ketika saya mulai berkarir sebagai ASN di Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta. Di sinilah fondasi pemikiran saya tentang tata kelola berbasis data pertama kali terbentuk — jauh sebelum kata "smart city" menjadi populer.

Momen paling bersejarah datang pada 2004: saya menginisiasi sistem informasi perencanaan (ePlanning) APBD DKI Jakarta. Untuk pertama kalinya, proses penyusunan anggaran yang selama puluhan tahun dilakukan secara manual — penuh kertas, rapat panjang, dan data yang sulit ditelusuri — bertransformasi menjadi sistem berbasis website dengan tahapan yang jelas dan tercatat rapi. Ini bukan sekadar digitalisasi, ini adalah perubahan cara berpikir birokrasi tentang akuntabilitas.

Setelah Bappeda, saya melanjutkan karir di Dinas Pendapatan Daerah DKI selama 5 bulan dan melanjutkan di Dinas Kominfo DKI Jakarta, memperluas perspektif dari perencanaan anggaran ke infrastruktur komunikasi dan informasi kota. Pengalaman 16 tahun di jantung birokrasi DKI inilah yang kemudian mengantarkan saya dipercaya memimpin Jakarta Smart City pada 2015.

  • Memulai karir ASN di Bappeda Provinsi DKI Jakarta (1998)
  • Menginisiasi sistem ePlanning APBD DKI Jakarta (2004) — transformasi dari manual ke digital
  • Membangun fondasi sistem informasi perencanaan dan penganggaran berbasis website
  • Berkarir di Dinas Pendapatan Daerah DKI (5 bulan) lalu Dinas Kominfo DKI Jakarta sebelum memimpin Jakarta Smart City
  • 16 tahun membangun pemahaman mendalam tentang birokrasi dan tata kelola pemerintahan
Bappeda & Kominfo DKI Jakarta

📷 Dokumentasi era Bappeda & Kominfo DKI Jakarta

2015 — 2019

Jakarta Smart City (JSC)

Kepala UPT Jakarta Smart City

Membangun Fondasi Kota Cerdas

Setelah 16 tahun membangun fondasi dari dalam birokrasi, saya dipercaya memimpin Jakarta Smart City — unit khusus yang bertugas mengubah Jakarta menjadi kota cerdas berbasis data. Ini adalah momen di mana semua pengalaman perencanaan anggaran dan tata kelola informasi yang saya bangun sejak 1998 akhirnya bisa diterapkan dalam skala kota.

Di bawah kepemimpinan saya, Jakarta Smart City berkembang dari sekadar platform pengaduan warga menjadi ekosistem data kota yang komprehensif — menghubungkan data infrastruktur, anggaran, layanan publik, dan respons pemerintah dalam satu dashboard yang bisa diakses siapa saja secara real-time.

  • Mengembangkan Master Plan Jakarta Smart City dan Safe City
  • Membentuk dan memimpin Jakarta Smart City Team
  • Membangun platform online Jakarta Smart City, Big Data, dan IoT
  • Mendorong transparansi melalui open data Jakarta
  • Meraih Best Team Under 35 (JSC), GovInsider Digital Innovation Award 2018 & 2016
  • Silver Award for Open City Category, 3rd WeGO Smart Sustainable Award 2017

Video dari era ini

Jakarta Smart City: Inovasi Layanan Publik Berbasis Teknologi

Jakarta Smart City: Inovasi Layanan Publik Berbasis Teknologi

Bagaimana Jakarta memimpin inovasi layanan publik digital di Indonesia.

Smart CityInnovation
Smart City dan Transformasi Tata Kelola Kota

Smart City dan Transformasi Tata Kelola Kota

Pergeseran paradigma tata kelola kota melalui teknologi dan data.

Smart CityData Integration
Open Data Jakarta: Transparansi untuk Warga

Open Data Jakarta: Transparansi untuk Warga

Inisiatif open data sebagai fondasi kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Open GovernmentData Integration
Digitalisasi Kota: Dari Konsep Menuju Implementasi

Digitalisasi Kota: Dari Konsep Menuju Implementasi

Perjalanan implementasi smart city dari perencanaan hingga eksekusi nyata.

Smart CityLeadership
Data Kota sebagai Fondasi Kebijakan Publik

Data Kota sebagai Fondasi Kebijakan Publik

Bagaimana data real-time mengubah cara pemerintah kota membuat keputusan.

Data IntegrationPolicy
2019 — 2021

Jabar Digital Service (JDS)

Kepala Dinas Kominfo / CIO Pemprov Jawa Barat

Ekosistem Satu Data & Kolaborasi Penta-Helix

Jawa Barat menjadi laboratorium besar. Di sini saya memimpin Jabar Digital Service — unit khusus yang bertugas mengakselerasi transformasi digital Provinsi Jawa Barat dengan pendekatan yang lebih sistemik dan kolaboratif.

Konsep "Satu Data" bukan hanya soal teknis. Ini tentang membangun kepercayaan antar OPD, meyakinkan birokrasi bahwa berbagi data adalah kekuatan, bukan ancaman. Kolaborasi penta-helix antara pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media menjadi DNA cara kerja kami.

  • Memimpin transformasi digital 27 kabupaten/kota di Jawa Barat
  • Membangun platform Satu Data Jabar terintegrasi
  • Mengembangkan ekosistem startup govtech Jawa Barat
  • Menerapkan model kolaborasi penta-helix dalam tata kelola digital

Video dari era ini

Sekilas tentang Kepala Diskominfo Jabar

Sekilas tentang Kepala Diskominfo Jabar

Profil dan perjalanan kepemimpinan di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat.

LeadershipCollaboration
Jabar Digital Service: Ekosistem Penta-Helix

Jabar Digital Service: Ekosistem Penta-Helix

Membangun kolaborasi lintas sektor untuk transformasi digital Jawa Barat.

LeadershipCollaboration
Pikobar: Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat

Pikobar: Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat

Bagaimana Jawa Barat membangun platform informasi dan koordinasi penanganan pandemi COVID-19 berbasis data real-time.

Crisis ManagementDigital Health
2021 — 2025

Kemenkes RI

Chief Digital Transformation Officer/SAM Teknokes

Dari Krisis Pandemi Menuju SATUSEHAT

Pandemi COVID-19 mengubah segalanya — termasuk kecepatan transformasi digital kesehatan Indonesia. Ditunjuk sebagai DTO (Digital Transformation Officer) Kemenkes di tengah badai pandemi, saya memimpin pengembangan PeduliLindungi yang menjadi tulang punggung penanganan COVID-19 nasional.

Namun pekerjaan terbesar adalah setelah pandemi: menyederhanakan lebih dari 400 aplikasi kesehatan yang tersebar menjadi satu platform terintegrasi — SATUSEHAT. Ini bukan sekadar konsolidasi teknis, ini adalah reformasi ekosistem digital kesehatan Indonesia.

  • Memimpin pengembangan PeduliLindungi selama pandemi COVID-19
  • Menyusun blueprint dan mendorong pengembangan SATUSEHAT
  • Mengkonsolidasi 400+ aplikasi menjadi satu ekosistem terintegrasi
  • Menerapkan Regulatory Sandbox untuk inovasi digital kesehatan
  • Membangun standar interoperabilitas data kesehatan nasional

Video dari era ini

Membangun Sistem Digital Kesehatan yang Aman dengan CSIRT

Membangun Sistem Digital Kesehatan yang Aman dengan CSIRT

Strategi membangun keamanan siber dan sistem digital kesehatan yang andal di Indonesia.

Digital HealthCybersecurity
Perjalanan Transformasi Industri Kesehatan Indonesia

Perjalanan Transformasi Industri Kesehatan Indonesia

Perjalanan menyatukan data dan kolaborasi digital di bidang kesehatan.

Data IntegrationDigital Health
PeduliLindungi: Respons Digital di Masa Pandemi

PeduliLindungi: Respons Digital di Masa Pandemi

Bagaimana teknologi menjadi garis terdepan penanganan COVID-19 Indonesia.

LeadershipCrisis Management
Regulatory Sandbox: Inovasi dalam Kerangka Regulasi
Konten Eksklusif Govlab

Regulatory Sandbox: Inovasi dalam Kerangka Regulasi

Pendekatan baru untuk mendorong inovasi tanpa mengorbankan kepatuhan.

Regulatory SandboxPolicy🔒 Govlab
Konsolidasi 400+ Aplikasi Menjadi SATUSEHAT

Konsolidasi 400+ Aplikasi Menjadi SATUSEHAT

Proses penyederhanaan ekosistem digital kesehatan Indonesia.

Data IntegrationDigital Health
SATUSEHAT: Platform Kesehatan Nasional
Konten Eksklusif Govlab

SATUSEHAT: Platform Kesehatan Nasional

Visi dan arsitektur SATUSEHAT sebagai tulang punggung data kesehatan.

Digital HealthData Integration🔒 Govlab
Interoperabilitas Data Kesehatan Indonesia

Interoperabilitas Data Kesehatan Indonesia

Menghubungkan ribuan fasilitas kesehatan dalam satu ekosistem data.

Data IntegrationDigital Health
Menuju Jaminan Kesehatan Semesta (UHC)

Menuju Jaminan Kesehatan Semesta (UHC)

Peran teknologi dalam mewujudkan Universal Health Coverage Indonesia.

LeadershipDigital Health
Digitalisasi BPJS: Seamless dan Bebas Fraud
Konten Eksklusif Govlab

Digitalisasi BPJS: Seamless dan Bebas Fraud

Transformasi layanan jaminan kesehatan berbasis data dan AI.

Data IntegrationAnti-Fraud🔒 Govlab
Ekosistem Digital Kesehatan: Masa Depan Layanan Publik

Ekosistem Digital Kesehatan: Masa Depan Layanan Publik

Visi jangka panjang ekosistem kesehatan digital Indonesia.

LeadershipVision
Refleksi: Pelajaran dari Perjalanan Transformasi Digital
Konten Eksklusif Govlab

Refleksi: Pelajaran dari Perjalanan Transformasi Digital

Catatan dan pembelajaran dari lebih dari satu dekade di garis depan govtech.

LeadershipReflection🔒 Govlab
2026 — Sekarang

BPJS Kesehatan

Direktur Teknologi Informasi

Jaminan Kesehatan Semesta yang Seamless

Babak terbaru dari perjalanan ini adalah BPJS Kesehatan — institusi yang menjamin kesehatan lebih dari 270 juta warga Indonesia. Sebagai Direktur TI, tantangannya bukan lagi membangun dari nol, tapi memastikan sistem yang sudah ada bisa melayani ratusan juta transaksi dengan andal, efisien, dan bebas dari kebocoran.

Visi saya di sini sederhana namun ambisius: Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage) yang benar-benar seamless — di mana warga tidak perlu tahu cara kerjanya, yang mereka rasakan hanyalah kemudahan mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

  • Memimpin transformasi digital BPJS Kesehatan untuk 270 juta peserta
  • Membangun sistem anti-fraud berbasis AI dan data analytics
  • Mengembangkan ekosistem digital untuk Universal Health Coverage
  • Mengintegrasikan BPJS dengan ekosistem SATUSEHAT

Era Fondasi

Periode ini adalah masa membangun fondasi — sebelum era dokumentasi video. Rekam jejaknya tersimpan dalam sistem dan kebijakan yang masih berdampak hingga hari ini.